Simak Pengawet Makanan Alami yang Bagus dan Sehat Dikonsumsi

Racikanbumbu.Com - bahan pengawet umumnya dikenal sebagai bahan yang membahayakan khususnya jika ada dalam makanan atau minuman. Namun, tidak semua bahan pengawet makanan itu membahayakan loh. Anda bisa memilih untuk menggunakan pengawet makanan alami yang bagus dan sehat dikonsumsi. Sebaliknya yang berbahaya adalah jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman dengan bahan pengawet kimia.

Ketimbang membeli makanan atau minuman dengan bahan pengawet hanya karena bisa disimpan lebih lama, lebih baik untuk membuat makanan atau minuman sendiri dengan tambahan bahan alami yang mampu bekerja sebagai bahan pengawet. Contohnya, makanan atau minuman kemasan yang tidak boleh dikonsumsi secara terus menerus atau dalam jumlah yang tidak masuk akal karena bisa membahayakan kesehatan.

Disekeliling kita sebenarnya ada banyak bahan alami yang bermanfaat menjadi bahan pengawet. Makanan yang Anda buat bisa bertahan lebih lama karena ada tambahan pangan dengan zat untuk mencegah makanan tidak cepat busuk akibat adanya jamur, mikroba, bakteri, dan ragi. Lantas apa saja bahan bahan alami sederhana yang bisa digunakan untuk mengawetkan makanan?

Simak Pengawet Makanan Alami yang Bagus dan Sehat Dikonsumsi


1. Lemon

Lemon sudah menjadi bahan alami yang digunakan untuk sajian berbagai jenis makanan dan minuman. Di dalam lemon terdapat sumber alami asam sitrat yang ternyata bisa berkhasiat sebagai pengawet makanan alami. Anda bisa menyimpan lemon di dalam lemari pendingin, karena semakin dingin lemon, maka akan semakin lama bertahan.

Untuk menggunakannya sebagai bahan pengawet alami, Anda bisa memerasnya setelah makanan dimasak. Biasanya lemon ini cocok untuk mengawetkan makanan pembuka yang disajikan dingin, oats, salad, saus maupun camilan.

2. Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang biasanya disetok di dapur oleh ibu ibu. Ya, bawang putih selain dapat digunakan sebagai penyedap rasa makanan ternyata bermanfaat sebagai bahan pengawet juga. Ini berkat sifatnya yang anti virus yang ampuh dalam melawan bakteri. Anda cukup menggunakan satu siung utuh bawang putih cincang untuk mencegah makanan membusuk lebih lama pada saus, sup, hidangan utama atau jenis makanan lainnya.

3. Cuka

Cuka adalah produk hasil dari fermentasi acetobacter yang kemudian terbagi menjadi beberapa jenis dengan bahan fermentasi yang berbeda beda. Salah satunya adalah jenis cuka yang digunakan untuk memasak. Nah, biasanya cuka dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan seperti acar, minuman, jeli sampai dengan kimchi. Sehingga manfaatnya tidak hanya untuk menambahkan cita rasa asam pada makanan saja.

4. Kayu manis

Selanjutnya, bahan alami yang bisa berperan sebagai pengawet alami makanan adalah kayu manis. Ini berkat sifatnya yang anti bakterial sehingga mampu menghambat adanya pertumbuhan kapang atau khamir pada makanan loh. Kayu manis terbukti mencegah terjadinya pembusukan atau kondisi basi nya makanan.

5. Garam

Selain bahan bahan alami diatas, bahan yang juga kita paling familiar adalah garam. Selain untuk menambah cita rasa suatu makanan seperti ikan asin, telur asin, asinan dan lain sebagainya. Garam juga digunakan sebagai bahan pengawet alami untuk menghambat perkembangan mikroba dengan cara menarik molekul air nya. Sehingga kadar air dalam makanan akan berkurang sehingga bakteri sulit bertumbuh.

Inilah informasi terbaru yang membahas tentang apa saja pengawet makanan alami yang bagus dan sehat dikonsumsi. Karena berasal dari alam, bahan alami ini bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan hampir sama sekali tidak memiliki efek samping. Hanya saja, meski demikian Anda harus tetap mengonsumsi sesuatu dalam taraf yang wajar sambil menerapkan pola hidup sehat.

Ini hanya sedikit referensi bahan pengawet alami yang bisa Anda gunakan, masih banyak lagi bahan alami lainnya yang patut Anda ketahui termasuk khasiat dan manfaatnya jika digunakan. Pilih bahan alami sebagai bahan pengawet makanan atau minuman Anda sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa, olah dengan baik dan benar supaya tidak kehilangan manfaatnya untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel