Cara Memilih Daging Sapi yang Masih Segar dan Berkualitas

Racikanbumbu.Com - Daging sapi menjadi bahan makanan yang bisa diolah menjadi berbagai menu masakan yang lezat. Sebut saja beberapa diantaranya adalah sate, rendang sampai dengan steak. Namun, untuk mendapatkan hasil masakan yang enak dari olahan daging sapi tersebut dibutuhkan kualitas daging sapi yang bagus. Lantas, bagaimana cara memilih daging sapi yang masih segar dan berkualitas?

Memilih daging sapi yang masih segar dan berkualitas bagus adalah salah satu hal penting dalam hal cara mengolah daging yang tidak boleh diabaikan. Sebab, jika bahan makanan yang dipilih tidak bagus maka akan mempengaruhi cita rasa pada masakan bahkan dampak buruknya adalah tidak baik bagi kesehatan tubuh kita.

Sebenarnya kualitas daging yang bagus atau tidaknya adalah dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni baik dari segi ketika hewan masih hidup dan juga setelah sapi dipotong. Misalnya bagaimana cara pemeliharaan, pemberian pakan, perawatan kesehatannya dan lain lain? Lalu, bagaimana metode pada saat hewan dipotong dan kontaminasi setelah hewan dipotong? Hal hal ini sebenarnya yang mempengaruhi kualitas daging nya.

Namun, terlepas dari itu semua, Anda tetap bisa mendapatkan kualitas daging sapi yang masih segar dan berkualitas dengan cara melihat tekstur, warna serta aromanya terlebih dahulu sebelum membeli. Caranya adalah seperti berikut ini.

Cara Memilih Daging Sapi yang Masih Segar dan Berkualitas


1. Perhatikan Warna Daging

Hal pertama yang bisa Anda perhatikan saat akan membeli daging sapi adalah melihat bagaimana warna daging. Dari warnanya kita bisa melihat apakah daging sapi masih segar atau tidak. Bagaimana warna daging sapi yang masih segar? Ya, Warna nya adalah segar merah dan tidak pucat.

Apabila Anda menjumpai warna daging sapi yang sudah pucar dan tidak ada jus atau cairan alami yang keluar maka itu bisa menjadi pertanda kalau daging sapi sudah mempunyai kualitas yang kurang baik dikonsumsi karena sudah lama terpapar udara dari luar.

Patut diperhatikan juga warna daging sapi yang masih segar bukanlah berwarna merah terang, tetapi merah kehitaman. Cobalah membandingkan warnyanya terlebih dahulu sebelum membeli daging sapi.

2. Mencium Bau Daging

Setelah memperhatikan warna pada daging, Anda juga perlu mencium bau nya. Sebab tidak cukup dari warna saja kita dapat menyimpulkan bahwa daging sapi memiliki kualitas yang bagus tetapi dari aromanya kita juga bisa memilih daging sapi yang baik tersebut. Tahukah Anda, kalau daging sapi yang segar umumnya akan mengeluarkan bau khas normal daging sapi.

Sedangkan untuk dagimg yang sudah tidak segar lagi akan memiliki bau yang sangat amis, anyir dan menyengat. Tapi, jika Anda menemui daging sapi yang mempunyai bau sedikit prengus khas sapi itu sangatlah wajar saja.

3. Merasakan Tekstur Daging

Saat membeli daging sapi di pasar, Anda disarankan untuk menghindari daging sapi dengan tekstur yang sudah berair dan berlendir. Sebab, daging sapi yang sudah lembek sudah tidak memiliki kualitas yang bagus. Selain itu, pilihlah daging yang saat dipegang secara langsung akan cepat kembali ke bentuk awal. Nah. Apabila Anda menemui daging sapi yang masih mengeluarkan air seperti darah itu tanda bahwa daging sapi masih segar.

Inilah informasi selengkpanya yang memberitahu Anda cara memilih daging sapi yang masih segar dan berkualitas. Jangan hanya berfokus pada harga yang murah namun ternyata kualitas daging sudah tidak bagus. Fokuslah pada kualitas daging yang baik untuk bisa mengolah resep daging sapi yang enak dan yang lebih penting adalah baik untuk kesehatan.

Tidak hanya daging sapi, Anda juga harus cermat dalam memilih bahan makanan lainnya seperti daging ayam, daging bebek, daging kambing, ikan dan masih banyak lagi. Begitu juga dengan cara memilih sayuran yang masih segar dan berkualitas. Dengan pintar memilih bahan makanan yang baik Anda bisa mendapatkan manfaat yang besar untuk memenuhi kebutuhan pangan Anda dan keluarga dengan baik. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel